Jeong Ha

Another girl-crush (my fourth alter ego ㅋㅋㅋ).
(Visual: Yeo Yerin / 여예린)

erinsslife_BWkdMXnjWvB

Jeong Ha

(정하)

Ha-ya • Halla Radnitzer • January 1, 1997 • Department of Theater and Film ’15

Ha lahir di Sydney, Australia tepat pada tahun baru 1997. Ia adalah putri tunggal keluarga Jeong. Kedua orangtuanya merupakan penduduk asli Korea, namun mereka memutuskan untuk pindah ke Sydney setelah menikah 1994 silam. Ayahnya seorang mantan aktor, sementara ibunya bekerja di kantor Kedutaan Besar Korea di Australia. Berkerabat dengan Jung Jaehyun, tapi hubungan keduanya kurang begitu akrab.

167 cm dengan berat 49 kg. Bergolongan darah A. Menyukai warna putih dan abu-abu. Memiliki koleksi topi bisbol yang berjumlah cukup banyak. Lebih nyaman mengenakan jins daripada rok atau dress. Belajar pada departemen teater dan film karena ia sangat suka menulis. Berencana menjadi seorang director sekaligus scriptwriter, dan impiannya itu didukung penuh oleh ayahnya, meski sang ibu harus menyetujuinya setengah hati.

Memiliki senyum cerah dan sangat bersahabat. Penampilannya tampak begitu anggun, tapi dalam suatu waktu, ia juga bisa menjelma menjadi gadis super berantakan karena memiliki moodswing yang ekstrem. Sedikit tomboyish dan hobi menendang tulang kering sahabat laki-lakinya, Bang Chan. Mereka menjalin persahabatan sejak di bangku sekolah dasar. Pada saat masuk kuliah, Chan pindah ke Korea dan melanjutkan kuliah di sana, tapi mereka masih sering berkomunikasi dengan baik.

Kemudian, di usia dua puluh tahun, Ha melakukan transfer studi ke Korea karena ia ingin lebih mandiri dan tidak mau merepotkan orangtuanya. Di Korea, ia tinggal di rumah Jaehyun dan selalu membuat keributan dengan sepupunya itu. Karena memiliki umur yang sama, keduanya sering berselisih tentang segala hal—bahkan hal kecil sekalipun—dan tak jarang akan berakhir dengan saling lempar bantal.

Belakangan, Ha sedang menjalani kerja paruh waktu di sebuah toko bunga. Gaji dari hasil kerjanya ingin ia gunakan untuk menyewa kamar flat. Ia pergi ke Korea untuk belajar lebih mandiri, jadi ia juga tidak mau merepotkan keluarga Jaehyun jika ia masih tinggal di rumahnya. Namun, keinginannya itu ditolak mentah-mentah oleh ibu Jaehyun, beliau menginginkan Ha tetap tinggal bersama mereka karena tidak ada anak perempuan di keluarga mereka. Jadi, ia mengumpulkan gajinya untuk membelikan keluarga Jaehyun hadiah-hadiah kecil sebagai bentuk terima kasih.

Good habits: kepribadian semi extrovert-nya menjadikan Ha sosok yang hangat dan ramah. Ia seorang pekerja keras dan tidak mudah putus asa. Ha memiliki kepercayaan diri yang tinggi dan tekat yang kuat untuk meraih segala impiannya.

Bad habits: jika moodswing-nya sedang kumat, Ha bisa mengumpati siapapun di sekitarnya yang membuatnya kesal. Ia tidak bisa menahannya dan akan mengeluarkan kata-kata umpatan dalam bahasa Inggris atau bahasa Yunani.

Hobbies: Ha suka menulis cerita fiksi. Genre andalannya adalah fantasi dan mitologi. Belakangan, ia sedang mengerjakan sebuah proyek novel dan berencana akan memfilmkannya untuk tugas akhir ujian skripsinya nanti.

Favorite food and drink: sangat menyukai makanan atau minuman apapun yang berbau ceri. Namun, pizza juga merupakan makanan yang paling tidak bisa ditolaknya. Ia menyukai segala jenis kudapan (manis, asam, pedas), namun ia tidak bisa memakan udang kering karena akan tiba-tiba terserang gatal di seluruh tubuhnya.

Jika sedang libur panjang, Ha akan kembali ke Sydney untuk mengunjungi orangtuanya. Biasanya, ia akan pergi bersama Bang Chan karena orangtua sahabatnya itu juga masih berada di sana. Sembari itu, mereka akan berlibur di Sydney sampai masa liburnya selesai.

Jeong Ha mendeklarasikan dirinya sebagai musuh besar Lee Taeyong—senior di kampusnya yang berada di fakultas yang sama dengan dirinya. Masalah mereka bermula ketika Ha membuat kesalahan yang cukup fatal pada proyek tahunan fakultas yang akan dipamerkan pada festival budaya kampus. Ha baru pindah ke Korea saat itu dan cukup kesulitan menggunakan kamera besar yang berfungsi untuk merekam beberapa adegan. Lalu tahu-tahu, kamera itu tergelincir jatuh dan membuat Taeyong murka padanya. Padahal, itu bukan sepenuhnya salah Ha. Ia tidak sengaja ditabrak oleh seseorang, bahkan Ha sendiri terluka saat itu. Tapi, Taeyong terus menyalahkannya dan tidak mau mendengarkan penjelasan Ha.

Namun, rasa benci yang terlalu besar pasti akan menyimpan rasa sayang yang luar biasa juga. Begitulah yang terjadi pada Lee Taeyong dan Jeong Ha. Keduanya bermusuhan, tapi lama-kelamaan tumbuh rasa sayang dan saling peduli terhadap satu sama lain. Taeyong yang lebih dulu menunjukkannya, tapi Ha terus bersikap jutek padanya. Meski begitu, dalam hatinya yang paling dalam, Ha suka ketika Taeyong menunjukkan perhatian padanya. Pada akhirnya, mereka bisa menjalin sebuah hubungan yang lebih serius.

Ha’s Three Musketeers

ha's three musketeers

Advertisements